PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisPsikologi Perkembangan

Aktivitas Berlebih (Overactivity)

overactivity

Ringkasan Singkat

Aktivitas yang berlebihan dan gelisah yang biasanya tidak seekstrem hiperaktivitas klinis.

Aktivitas berlebih (overactivity) mengacu pada tingkat gerakan fisik atau aktivitas mental yang melampaui batas normal atau yang diharapkan untuk usia atau situasi tertentu. Kondisi ini sering terlihat sebagai ketidakmampuan untuk duduk diam, kegelisahan motorik, atau bicara yang berlebihan. Meskipun mirip dengan hiperaktivitas yang ditemukan pada ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder), istilah overactivity lebih bersifat deskriptif umum dan bisa muncul dalam berbagai konteks, termasuk reaksi terhadap stres, efek samping obat, atau fase manik pada gangguan bipolar.

Dalam pengamatan klinis, sangat penting untuk membedakan antara aktivitas berlebih yang bersifat situasional (seperti saat anak merasa sangat bersemangat atau cemas) dengan aktivitas berlebih yang bersifat persisten dan mengganggu fungsi sehari-hari. Penanganan kondisi ini biasanya melibatkan identifikasi penyebab dasarnya, perubahan lingkungan untuk mengurangi stimulasi berlebih, dan terkadang teknik relaksasi atau intervensi perilaku.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.).
  • Barkley, R. A. (2015). Attention-Deficit Hyperactivity Disorder: A Handbook for Diagnosis and Treatment.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback